Kalibiru, Harta Karun Terpendam di Tanah Papua, Ajib!

Администратори

Потребители

Фото албуми

Още няма създаден албум.

Клипове

Още няма добавени клипове

Събития

Още няма създадено събитие.
Kalibiru, Harta Karun Terpendam di Tanah Papua, Ajib!
Информация за групата
Категория:
Име:
Kalibiru, Harta Karun Terpendam di Tanah Papua, Ajib!
Създадена:
Събота, 31 Март 2018
Създател:

Описание

Mendengar nama Raja Ampat tentunya sudah bukan suatu yang asing bagi para pelancong. Gugusan karang yang indah berpadu dengan laut biru menambah nikmat menjelajahi surga di Tanah Papua.

Apalagi banyak aktivitas yang bisa dilakukan ketika mengunjungi Raja Ampat, seperti snorkeling, diving, dan mengarungi laut dengan perahu kecil.

Karifan lokal masyarakat setempat juga memiliki peran penting untuk mendatangkan wisatawan ke Raja Ampat. Dengan semua potensi yang ada di Raja Ampat, pelancong bakal jauh dari rasa kecewa menikmati pesona bahari di Timur Indonesia ini.

Tapi, selain keeksotisan lautnya, ternyata Raja Ampat menyimpan sejuta keindahan. Di sini traveler bisa menemukan keindahan yang tersembunyi bak harta karun.

Makanya, kalau Anda mengunjungi Raja Ampat, wajib hukumnya untuk melipir ke Pulau Waigeo yang merupakan pualu terbesar di Raja Ampat. Tidak melulu menyuguhkan wisata alam bahari, di pulau ini Anda akan menemukan harta karun sebenarnya yang bernama Kalibiru wisata alam.

Kalibiru yang terdapat di distrik Teluk Mayalibit ini sangat berbeda dengan Kalibiru yang ada di Kulon Progo, Yogyakarta. Suasana di bagian hulu Kalibiru ini sungguh tenang dan damai. Gemericik air sungai, berpadu dengan suara serangga hutan, melahirkan simfoni tersendiri. Sangat cocok untuk menyepi dari penatnya kehidupan kota.

Dinamakan Kalibiru karena warna airnya memang biru alami, bukan disebabkan oleh pencemaran limbah. Namun bagian biru sungai ini, hanya di bagian tertentu saja. Sementara di bagian hulu sungai, airnya malah sama sekali tidak berwarna biru.

Menurut penjelasan ilmiah untuk fenomena alam seperti ini berhubungan dengan penyerapan gelombang cahaya matahari oleh air sungai Kalibiru.

Ketika sinar matahari mengenai permukaan sungai, molekul air akan menyerap gelombang panjang warna merah pada spektrum cahaya, baru kemudian warna kuning, hijau dan ungu. Sementara gelombang warna biru diserap yang paling terakhir. Itulah sebabnya warna yang terlihat oleh mata kita adalah warna biru.

Aliran sumber mata air ini kemudian terkumpul ke sebuah telaga kecil yang cukup dalam. Nah, telaga inilah yang warnanya sangat biru dan jernih seperti kristal. Meskipun pada bagian hulunya, tidak berwarna biru sama sekali.

Teluk Mayalibit sendiri adalah sebuah teluk atau laguna yang besar di tengah pulau dan hampir membelah pulau menjadi dua. Jalan masuk menuju teluk ini adalah melalui sungai dengan tebing batugamping (kars) di salah satu sisinya yang bermuara di timur Waisai di selatan Pulau Waigeo.

Teluk Mayalibit, dinamakan demikian karena Suku Maya adalah penduduk asli Pulau Waigeo. Ada beberapa perkampungan Suku Maya di Teluk Mayalibit dan masih sangat sederhana. Teluk Mayalibit mempunya bentang alam kars (pebukitan batugamping) yang unik.

Untuk menuju ke sana bisa melalui laut dengan menggunakan speed boat dari Pelabuhan Waisai, atau jalan darat menuju ke Desa Warsambin di muara Teluk Mayalibit dan dilanjutkan dengan memakai speed boat.

Новини

Още няма добавена новина

Дискусии

Още няма добавена дискусия.